• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: £0.00

Latest News

Evos eSports Dapatkan suntikan dana Rp176 miliar

Memuat …

JAKARTAEvos eSports, sebuah organisasi esports profesional dari Indonesia melalui perusahaan induknya Attention Holdings Pte. Ltd. (ATTN) mendapat suntikan dana investasi sebesar USD 12 juta atau sekitar Rp 176 miliar dari pendanaan Seri B.Baca juga: Parlemen Turki Bersatu Mengutuk Pernyataan Macron Tentang Kartun Nabi)

Dibuka kurang dari setahun sejak pengumuman pendanaan Seri A pada November 2019, pendanaan kali ini dipimpin oleh Korea Investment Partners yang juga diikuti oleh beberapa perusahaan lain seperti Insignia Ventures Partners selaku investor awal dan beberapa perusahaan keluarga lainnya di Asia Tenggara. dan Jepang.Baca juga: Telepon Duta Besar Prancis, Pemerintah Kecam Pernyataan Macron)

Direktur Eksekutif Korea Investment Partners Sang-Ho Park, mengatakan saat ini esports merupakan salah satu industri dengan pertumbuhan yang sangat pesat, dan ATTN telah mengukuhkan posisinya sebagai platform esports terkemuka di Asia.

“Tim Evos eSports menggambarkan secara gamblang roadmap industri ini ke depan. Untuk itu, menurut kami Ivan dan tim sudah berada di jalur yang tepat untuk membangun ekosistem eSports terbesar di Asia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu. (28/10/2020)

Bahkan di tengah pandemi COVID-19, melalui bisnis livestreaming, ATTN melaporkan pendapatan perusahaan meningkat setiap bulan sejak awal tahun 2020 dari total pendapatan perusahaan yang melebihi tahun lalu. ; s pendapatan.

Selain itu, performa Evos eSports telah menjadikan ATTN sebagai pemimpin pasar di industri esports regional dan telah berkembang menjadi merek esports terbesar ke-6 di dunia.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Executive Officer ATTN Ivan Yeo mengatakan, dengan pendanaan seri B ini, Korea Investments Partners telah membuktikan diri sebagai investor terkemuka di industri esports dan game.

Lebih lanjut Ivan juga memaparkan potensi pasar dan rencana perusahaan ke depan. Menurut Ivan, pendapatan esports global diproyeksikan meningkat hingga 15% CAGR, sedangkan pertumbuhan tertinggi adalah 24% CAGR.

“Selain itu, banyaknya area yang belum terjangkau eSports di negara kita merupakan peluang bagi kita untuk memperluas jangkauan dan menjadikan Indonesia sebagai pusat esports terbesar di Asia,” pungkasnya.

(wbs)

Scroll to top