Rays Wheels

Memuat …

JAKARTA – Era Industri 4.0 mengubah banyak hal, termasuk di dunia pendidikan. Kampus harus berinovasi untuk menciptakan beasiswa yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Inilah yang dilakukan Institut Pengembangan Manajemen Singapura (MDIS). Mereka menawarkan dua program sarjana baru, yaitu Manajemen Penerbangan dan Bandara dan Perdagangan Internasional dan Manajemen Operasi. Kedua program ini dimaksudkan untuk memenuhi meningkatnya permintaan akan sumber daya manusia di industri penerbangan dan logistik.

Program-program baru ini adalah hasil dari upaya kemitraan antara MDIS dan Teesside University dan University of Plymouth di Inggris. Tingkat yang diberikan akan serupa dengan yang diberikan kepada siswa di kampus utama di Inggris. Kegiatan kuliah akan dimulai pada Oktober 2019.

: "Dalam hal integrasi ekonomi dan Industri 4.0, permintaan untuk sumber daya manusia secara umum meningkat, terutama dalam penerbangan, manajemen perdagangan internasional dan logistik," kata Ignatius Teo, Kepala Sekolah Bisnis MDIS.

Sarjana Penerbangan dan Manajemen Bandara (Sarjana Seni, Maskapai Penerbangan dan Manajemen Bandara) (Top-up) akan diberikan oleh Teesside University, di Inggris, yang merupakan universitas terkemuka dengan reputasi internasional untuk keunggulan akademik. Ini akan memberi siswa pengalaman belajar yang luar biasa dan pembelajaran mereka didukung oleh penelitian, upaya, dan profesi.

Program ini memberikan siswa pemahaman yang luas tentang perkembangan nasional dan internasional, serta masalah kontemporer di dunia penerbangan dengan referensi khusus untuk menciptakan inovasi perusahaan dan manajemen bencana. Siswa juga diundang untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pengembangan dan pertumbuhan organisasi dalam lingkungan bisnis yang kompetitif.

Sementara itu, Sarjana Perdagangan Internasional dan Manajemen Operasi (Top-up) akan diberikan oleh University of Plymouth, di Inggris, sebuah universitas negeri dengan pengalaman 150 tahun dan telah memenangkan penghargaan Hadiah Ulang Tahun Queen yang bergengsi untuk Pendidikan Tinggi dan Lanjutan dua kali.

Program ini akan membantu siswa mengembangkan apresiasi terhadap pasar global di mana bisnis beroperasi, dan implikasinya terhadap keputusan bisnis dan budaya operasional, serta mempromosikan pengetahuan dan pemahaman mendalam tentang perdagangan internasional dan manajemen operasi. Setelah lulus, siswa dapat mengejar berbagai profesi, termasuk menjadi Manajer Distribusi Global, Spesialis Kepatuhan Impor, Ekonom Internasional, atau Manajer Perdagangan Internasional.

"Keduanya akan memberi siswa keunggulan kompetitif yang menarik dan penting di dunia kerja internasional dan memberi mereka peluang karier di industri penerbangan, logistik, dan administrasi bisnis," kata Ignatius Teo.

(mim)