Rays Wheels

memuat …

DFSK Sentra Kranji-Bekasi akhirnya secara resmi beroperasi setelah sebelumnya mengadakan soft opening Agustus lalu. Sekarang DFSK Kranji-Bekasi, yang berlokasi di Jalan Raya Sultan Agung KM 28.5 Kranji, Bekasi, Jawa Barat, telah mulai menjual dan layanan purna jual untuk semua kendaraan DFSK.

Wahono, Manajer Umum & Departemen Perencanaan Strategis Pusat DFSK Kranji-Bekasi, mengatakan bahwa Kranji dipilih karena daerah tersebut sangat strategis. Daerah ini terletak di jalur utama wilayah Bekasi Barat yang berbatasan langsung dengan Jakarta.

Dealer DFSK Sentra Kranji-Bekasi menempati gedung dua lantai yang dirancang modern yang berdiri di atas lahan seluas 1.200 meter persegi yang terdiri dari ruang pamer yang terletak di lantai pertama dan kedua yang menghadirkan semua model kendaraan Glory 580 dan kendaraan komersial Super Cab, lengkap dengan tampilan suku cadang.

DFSK Kranji yang diklaim oleh Wahono sangat lengkap. Dealer ini memiliki area untuk memasok suku cadang dan bengkel sesuai dengan standar DFSK.

Dengan dukungan fasilitas dan peralatan lengkap seperti alat DFSK khusus, dua kios, Charger dan Batteray Tester dan peralatan diagnostik digital modern, area bengkel ini siap melayani kebutuhan perawatan kendaraan secara teratur hingga perbaikan (rapair umum).

Dengan fasilitas yang tersedia saat ini dapat melayani hingga 20 kendaraan setiap hari. Waktu operasional dealer ini adalah Senin hingga Jumat mulai pukul 8:30 hingga 16:30 WIB, sedangkan pada Sabtu pukul 08:30 hingga 14:30 WIB.

Untuk memudahkan pelanggan merencanakan perawatan kendaraan secara teratur, pelanggan dapat menggunakan layanan pemesanan layanan dengan menghubungi nomor telepon 021-88861485.

"Kenyamanan pelanggan adalah prioritas kami, untuk alasan ini, mulai bulan depan, kami akan mengimplementasikan program layanan Rumah Layanan DFSK Sentra Care untuk menyediakan layanan layanan reguler di lokasi pelanggan dan layanan antar-jemput untuk kendaraan yang akan dilayani. Pelanggan dapat menikmati ini program layanan tanpa biaya tambahan, "kata Wahono.

(mengenakan)