• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: £0.00

Latest News

Bahaya! Vaksinasi Umum Menurun, Indonesia Harus Waspadai Twindemik

Memuat …

JAKARTAVaksinasidisebutWHO dan CDC sebagai salah satu upaya pencegahan terbaik dalam kesehatan masyarakat. Vaksinasi sudah mendapat perhatian publik dan dibicarakan banyak orang, terutama sejak beritanya beredar vaksin COVID-19.

Kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya vaksinasi juga meningkat. Tapi apa yang terjadi dengan berbagai layanan vaksinasi atau bahkan Program Imunisasi Nasional (PIN)?

Berbagai organisasi global dan nasional, di antaranya Unicef, WHO, Immunization Action Coalition (IAC), dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penurunan drastis pengguna layanan imunisasi untuk bayi dan anak hingga dewasa di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Pasalnya, banyak orang tua yang khawatir mengunjungi pusat vaksin seperti rumah sakit, puskesmas, dan posyandu. Padahal semua puskesmas tersebut telah mengadopsi protokol kesehatan yang ketat.

Meski layanan imunisasi bayi sudah mulai meningkat lagi, jumlah permintaan belum kembali normal. Sedangkan vaksinasi orang dewasa masih sangat buruk hingga saat ini.

Apalagi masih ada berbagai tantangan yang datang dari berbagai pihak dan kelompok kepentingan. Vaksin anti vaksinasi dan keragu-raguan sudah ada sejak lama dan hal ini mengakibatkan berbagai penyakit belum berhasil dikendalikan, apalagi diberantas sesuai target WHO.

“Politisasi vaksinasi sudah mulai banyak digosipkan oleh masyarakat terkait vaksin COVID-19 yang akan diluncurkan. Jika terlambat (vaksinasi berkurang), dampaknya bisa dirasakan dalam hitungan bulan,” ujar Dr. Kristoforus Hendra Djaya, SpPD, MBA, Penasehat Yayasan Bersatu Sehatkan Indonesia. .

Ditegaskannya, disinilah peran dokter sebagai ujung tombak dalam mencerdaskan masyarakat sangat penting. Dokter harus dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat akan pentingnya imunisasi, meningkatkan cakupan imunisasi, sehingga pada akhirnya dapat menyelamatkan nyawa lebih banyak dan mencegah terjadinya Twindemics, suatu wabah dalam pandemi akibat menurunnya cakupan imunisasi.

Scroll to top