Rays Wheels

memuat …

RIO DE JANEIRO – Seekor Mamalia Laut 10 ton telah ditemukan tak bernyawa di hutan hujan Amazon baru-baru ini. Temuan ini membingungkan para ahli karena bangkai hewan jauh dari habitat aslinya.

Mamalia laut sepanjang 11 meter ditemukan di pulau Marajo di lepas pantai Araruna dekat muara sungai Amazon.

Para ilmuwan percaya binatang itu mati di laut dan mungkin terdampar di kawasan hutan setelah tersapu ombak ke pulau itu, jauh dari habitat aslinya.

Sekelompok penyelidik dari Departemen Kesehatan, Sanitasi dan Lingkungan (Semma) bergegas ke daerah terdekat untuk menyelidiki bangkai paus berusia 12 bulan itu.

Tim Semma mengumpulkan informasi untuk mencari tahu bagaimana hewan laut dapat berada di hutan Amazon.

Perwakilan Semma, Dirlene Silva mengatakan, dia menemukan topan itu setelah mengamati keberadaan burung pemangsa di daerah itu.

"Burung-burung diterbangkan ke bangkai paus, yang kemudian terdampar di semak-semak, jauh dari laut," kata Silva kepada Mirror.

Sementara itu, para ahli biologi dari Institut Agua juga dikerahkan ke daerah yang sama untuk mengambil sampel untuk mengetahui penyebab kematian hewan-hewan ini.

Ilmuwan kelautan Renata Emin mengatakan belum mengkonfirmasi penyebab keberadaan paus di daerah itu.

"Kehadiran paus di perairan Brasil utara sekitar Februari adalah situasi yang sangat langka," katanya.

(wbs)