Rays Wheels

memuat …

MENLO PARK – Apple akhirnya mengambil tindakan terkait kasus rekaman layar yang diduga dilakukan oleh banyak aplikasi populer di iOS.

Apple memperingatkan pengembang aplikasi untuk segera menghapus penggunaan kode analitik yang terkait dengan perekaman layar. Perusahaan juga memberi pengembang pilihan untuk menggunakannya, tetapi memberi tahu pengguna.

Dalam sebuah pernyataan via email, seorang juru bicara Apple mengatakan bahwa melindungi privasi pengguna adalah yang paling penting dalam ekosistem Apple.

"Pedoman Peninjauan App Store kami mengharuskan aplikasi untuk secara eksplisit meminta persetujuan pengguna dan memberikan indikasi visual yang jelas saat merekam, merekam, atau membuat catatan tentang aktivitas pengguna," kata juru bicara yang dilaporkan oleh TechCrunch, Sabtu (9/2) / 2019).

"Kami telah memberi tahu pengembang yang melanggar persyaratan dan pedoman privasi, dan akan segera mengambil tindakan jika perlu," tambah juru bicara itu.

Apple memberi pengembang kurang dari sehari untuk menghapus kode dan mengirimkan kembali aplikasi mereka. Jika pengembang menolak untuk membuat dua pilihan yang diberikan, Apple mengancam bahwa aplikasi tersebut akan dihapus secara permanen dari App Store

Dilaporkan sebelumnya, sejumlah aplikasi populer untuk bepergian dan ritel, seperti pemesanan tiket pesawat, hotel, dan sejenisnya, berlatih merekam layar iPhone tanpa sepengetahuan pengguna.

Laporan ini didasarkan pada investigasi TechCrunch yang mengungkapkan perusahaan besar, seperti Expedia, Hollister, dan Hotels.com, melakukan apa yang sering disebut replaying sesi & # 39 ;.

Mereka melibatkan alat analisis pihak ketiga untuk merekam setiap ketuk dan slide yang dibuat pengguna saat membuka aplikasi.

Dalam temuan ini, kegiatan pencatatan juga termasuk ketika pengguna memasukkan informasi pribadi, seperti nomor paspor, nomor kartu kredit, dan berbagai informasi pribadi dan keuangan lainnya.

(wbs)