Rays Wheels

Jakarta – Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung, Astra Otoparts, dan PT. Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) untuk mendorong program pengembangan berkelanjutan dari perangkat listrik Pedesaan Serbaguna Mekanik (e-AMMDes). Langkah strategis ini adalah fondasi bagi kemandirian masa depan industri dalam negeri, khususnya yang berkaitan dengan penguasaan teknologi kendaraan listrik.

"Kendaraan e-AMMDes ini telah dibuat menggunakan teknologi listrik. Masih ada beberapa hal teknis yang masih perlu dikembangkan. Namun secara keseluruhan, kendaraan ini untuk pertama kali diproduksi, dan telah diuji ternyata cukup andal karena dilengkapi dengan konsep pengisian daya, "kata Direktur Jenderal Kementerian Industri Logam, Mesin, Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Harjanto di Jakarta, Sabtu (7/9).

Harjanto menjelaskan, selain memiliki dampak positif pada perekonomian nasional, program e-AMMDes juga dianggap mampu membuka peluang bagi pemain industri komponen dalam negeri untuk menguasai kemampuan penelitian dan pengembangan (R&D), terutama dalam hal desain dan teknologi desain.

"Selain itu, pemerintah telah memfasilitasi penyediaan pengurangan pajak super hingga 300% untuk perusahaan yang menciptakan inovasi dari hasil R&D mereka," katanya. Skema insentif fiskal ini tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 45 tahun 2019 tentang Perubahan atas PP No. 94 tahun 2010 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pembayaran Pajak Penghasilan pada Tahun Berjalan.

Sementara itu, Direktur Industri Kelautan, Peralatan Transportasi, dan Peralatan Pertahanan Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan nyata dalam program pengembangan e-AMMDes. Misalnya, tentang upaya mengoptimalkan tingkat konten domestik (TKDN). "AMMDes sendiri sudah memiliki konten komponen lokal tingkat tinggi, mencapai 70%," katanya.

Gam, Kemenperin, Youtube: Bang Koboi

Seperti ini:

Seperti Memuat …