Rays Wheels

memuat …

JAKARTA – Pabrikan smartphone nasional, Smartphone Advan, memutuskan hubungan bisnis dengan PT Advan Teknologi Solusi. Perusahaan yang saat ini mengajukan kebangkrutan ke pengadilan.

Proses kebangkrutan yang diajukan oleh PT Advan Teknologi sedang diselidiki oleh polisi karena diduga mengajukan surat kebangkrutan. Pengajuan kebangkrutan diajukan oleh Wirawan Tanzil, Mario Agusta Tanzil, dan Liana Leo.

Smartphone Advan menyatakan, PT Advan Teknologi tidak memiliki hubungan sama sekali dengan merek dagang Smartphone Advan. Advan Smartphone berada di bawah PT Bangga Teknologi Indonesia dan tidak memiliki bisnis kebangkrutan.

"(Smartphone Advan) telah menerima piagam terbesar untuk Wajib Pajak Membayar 2017 di KPPP Semarang Timur," kata Advan melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (7/2/2019).

Advan Smartphone adalah satu-satunya merek smartphone lokal yang dapat bersaing dengan merek internasional dari Cina dan Korea. Tahun lalu, Advan bisa masuk lima besar dalam hal penjualan smartphone di Indonesia.

Advan memiliki lusinan jenis produk seperti Advan S6, S50 4G, i6, i6A, G3, dan G2 Plus. Saat ini, Advan Smartphone juga bekerja dengan merek internasional seperti Harman Kardon dan JBL. Dalam kegiatan pemasaran, Advan juga mensponsori salah satu program bakat kompetisi dunia (Rising Star Indonesia).

"Karena itu, Smartphone Advan merasa dirugikan dalam kaitannya dengan berita dan saat ini sedang dalam proses menyelidiki masalah ini," kata Advan Smartphone.

(mim)