Rays Wheels

Memuat …

NEW YORK – Pluto, yang saat ini hilang dari daftar planet yang termasuk dalam tata surya, diminta untuk masuk kembali. Permintaan itu dibuat eksplisit oleh Administrator NASA Jim Bridenstine.

Dalam pidatonya di Kongres Astronautika Internasional di Washington D.C, pekan lalu, Bridenstine mengungkapkan bahwa ia percaya Pluto harus disebut planet. "Saya lebih suka jika ada sembilan planet, bagaimana menurut Anda," katanya, dikutip oleh Fox News.

Pada tahun 2006, Pluto secara kontroversial kehilangan statusnya sebagai planet, karena statusnya direduksi menjadi planet kerdil oleh International Astronomical Union (IAU).BACA JUGA: Berita Terviral di Dunia Sains

Ternyata ini bukan pertama kalinya Bridenstine menyuarakan pendapatnya tentang Pluto di hadapan publik. "Anda bisa menulis bahwa Administrator NASA menyatakan bahwa Pluto adalah sebuah planet. Saya berkomitmen untuk itu," katanya, dalam pidatonya di University of Colorado.

Mantan anggota Kongres Oklohama tampaknya tidak berdiri sendiri. Beberapa ilmuwan memperkuat pendapat Bridenstine karena mereka percaya bahwa Pluto harus mendapatkan kembali statusnya sebagai planet.

Karena, dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Icarus pada tahun 2018, sekelompok peneliti berpendapat bahwa alasan Pluto kehilangan status planetnya tidak valid.

Sementara itu, IAU mendefinisikan sebuah planet sebagai benda langit yang telah membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya. Artinya, sebuah planet harus memiliki kekuatan gravitasi terbesar di orbitnya.

Ilmuwan planet dari University of Central Florida, Philip Metzger, dalam penelitiannya di Icarus, mengatakan bahwa definisi planet harus didasarkan pada sifat aslinya. BACA JUGA: Riset Yang Membuat Pro dan Kontra

Artinya, kekuatan gravitasi suatu benda tidak dapat digunakan sebagai landasan utama untuk memberi status planet. Karena tarikan gravitasi suatu benda dapat dipengaruhi oleh benda lain di luar angkasa.

Dalam hal ini, berdasarkan pada para peneliti & # 39; catatan, gravitasi Neptunus mempengaruhi Pluto. Planet kerdil ini juga berbagi orbitnya dengan gas dan benda yang disebut Sabuk Kuiper.

(wbs)